Oleh oleh Kain tenun Flores

BERLIBUR ke Flores ada yang tak boleh luput dibawa pulang. Yakni kain tenun ikan dengan motif yang memiliki cerita di dalamnya. Kain tenun ikat sendiri merupakan salah satu simbol status bagi masyarakat Flores. Sehingga motif yang digunakan untuk kain ikat memiliki cerita dan makna yang berbeda. Tak heran jika kain tenun ikat menjadi salah satu barang paling diburu untuk dibawa pulang dan dijadikan oleh-oleh. “Nah, yang sedang booming adalah tenun ikat. Motif itu dibikin sendiri dengan tangan. Kemudian motifnya tiap tangan beda-beda dan memiliki cerita,” jelas Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Nusa Tenggara Timur, Welly Rame Rohimone kepada Okezone saat dihubungi melalui sambungan telfon, Kamis 12 Mei 2016. Welly menuturkan, setiap daerah memiliki motif yang bervariasi. Tergantung pada cerita apa yang ingin ditampilkan pada kain-kain tersebut. Harga yang ditawarkan pun berbeda-beda, sesuai dengan kain, lama proses pembuatan dan motif yang diciptakan. Karena pembuatan kain tenun ini bisa memakan waktu berbulan-bulan. “Kalau masih dalam bentuk tenunan, harganya bergerak di antara Rp300 ribu sampai Rp3 juta. Sedangkan kalau sudah jadi baju bisa lebih tinggi lagi,” tutup Welly.

Postingan Populer