Hotman Paris Kritisi Pernyataan Todung soal "Overkill" Vonis Dua Tahun bagi Ahok

Image result for Hotman Paris Kritisi Pernyataan Todung soal "Overkill" Vonis Dua Tahun bagi AhokPengacara senior Hotman Paris Hutapea menerangkan kalau hukum acara tidak sama dengan subtansi masalah. Hal semacam itu ia katakan menyikapi pernyataan Todung Mulya Lubis berkaitan vonis dua th. penjara yang dihadapi Basuki Tjahaja Purnama dengan kata lain Ahok.

" Jika Dr Mulya Lubis mengerti praktik hukum acara pidana yang tidak sama dengan subtansi pidananya jadi semestinya dia pikirkan acara supaya pengadilan tinggi selekasnya mempercepat memastikan sikap atas penangguhan, " katanya dalam info pers yang di terima Okezone, Selasa (16/5/2017). 

BERITA REKOMENDASI 
Ikut-ikutan Banding, Jaksa Disuruh Tidak Buat Kesan Berpihak pada Ahok 
Ahok Divonis 2 Th., Warga Jakarta Disuruh Buka Lembaran Baru 
Novel Bamukmin Meyakini Penangguhan Penahanan Ahok Tidak Akan Dikabulkan 
Setelah itu Hotman menerangkan jika jaksa penuntut umum (JPU) juga kemukakan memori banding jadi semestinya semuanya hasrat itu segera dilimpahkan berkasnya. 

" Jika JPU ada kekurangan dokumentasi supaya disusulkan lalu (praktik umum), " tuturnya. 

Ia juga mengingatkan orang-orang tidak untuk dipengaruhi dengan komentar yang mengakui membela keadilan tetapi tidak cocok dengan praktik hukum acara pidana. Oleh karenanya, pernyataan Mulya Lubis yaitu salah. 

" Lepas dari subtansi perkara vonis semakin besar dari tuntutan JPU yaitu sah sesuai sama praktik hukum acara pidana bukanlah over kill, " ujarnya. 

Terlebih dulu, Todung Mulya Lubis menulis alasantasi berkaitan vonis Basuki Tjahaja Purnama berkaitan masalah sangkaan penistaan Agama. Lewat media sosailnya @TodungLubis menyebutkan kalau masalah sangkaan penodaan agama pada Ahok dinilai 'overkill'. 

" Usaha hukum banding selekasnya dikerjakan. Namun mengatakan kalau putusan masalah Ahok seperti 'an overkill' tidak salah sekalipun, " kicau akun @TodungLubis.

Postingan Populer