Kenapa Kain Sutera Mahal

Kenapa Kain Sutera Mahal


Kain sutera mempunyai nilai ekonomi cukup tinggi karna sistem membuatnya begitu panjang.
Untuk tahu cara membuat kain sutera dari telur sampai jadi kain,  mendatangi tempat tinggal Sutera di Jalan Raya Ciapus, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor.
Menurut Yayan, pemandu di Tempat tinggal Sutera, sistem pembuatan kain sutera diawali dari ulat sutera.

Dari mulai tempat atau kandang ulat sampai makanannya mesti seteril serta dijaga kebersihannya.
" Ulat sutera itu peka jadi semuanya mesti bersih serta seteril, " ucap Yayan.

Kenapa Kain Sutera MahalMenurut Yayan ulat yang sehat bakal selalalu makan selalu mulai sejak pagi sampai malam.
sistem ulat jadi kepongpong mengonsumsi saat 30 hari.
Sepanjang itu penjaga atau orang yang bertugas berikan makan ulat bakal menyimpan makanan satu hari empat kali.
Ulat yang telah jadi kepompong atau kokon itu lalu direbus 20 sampai 30 menit.
Kemudian kokon yang telah di rebus bakal jadi untaian benang.

Tetapi benang itu mesti ditiriskan terlebih dulu sebelumnya masuk sistem pemintalan.
Yayan menerangkan, Bila tak di rebus, Kokon atau kepongpong akan tidak dapat jadi benang.
Sesudah ditiriskan, Kokon itu masuk sistem pemintalan yang memakai mesin tradisional.
" Kita masih tetap gunakan mesin Tradisional, jadi mesti betul-betul sabar waktu pemintalan, " ucapnya.
Dalam 1 hari pemintalan, alat pemintal cuma dapat membuahkan 3 mtr. kain saja.

Diluar itu 15 kokon atau kepongpong cuma jadi 1 helai benang.
" Iya sistem kain sutera itu perlun kesabaran, terlebih saat sistem pemintalan, 15 kepongpong cuma mungkin saja satu helai benang, " ujarnya
Sesudah benang usai dipintal jadi satu lembaran kain, setelah itu kain-kain itu diolah sesuai sama kebutuhan
" Sesudah usai jadi kain tinggal diolah, ada yang dibikin kerudung, kebaya, atau selendang, diluar itu ada pula yang dibatik, " tutur Yayan.

Postingan Populer